Langsung ke konten utama

Postingan

Thank You, Next

Nggak kerasa udah beberapa bulan berganti status jadi bukan mahasiswa. Banyak hal yang berubah, tapi yang paling kerasa adalah soal belajar. Pertanyaannya adalah setelah lulus, apa yang gua pelajari? Hmm… mungkin pertama, I know better than dream . Gua nggak tau kalimat itu benar secara tata bahasa atau enggak, make sense atau enggak. Maksud gua adalah udah bukan masanya lagi buat meromantisasi mimpi atau cita-cita. Gua udah mulai sadar kalo gua nggak bisa mencapai apa-apa kalo gua aja bahkan nggak beranjak satu langkah pun dari “tempat tidur” gua.   Gua merasa kalimat motivasi you can be anything you want tanpa dibarengi dengan persyaratan-persyaratan yang harusnya dipenuhi lebih dulu itu adalah omong kosong yang digembar-gemborkan. Tapi gua juga paham kalo bertindak itu nggak mudah. Apalagi gua tau persis bahwa realita nggak semanis ekspektasi. Kedua, gua semakin sadar kalo gua nggak berhak sama sekali buat iri sama orang lain. Nggak berhak marah berlebihan sama “keti...
Postingan terbaru

Dear Me

When you’re overwhelmed with your thoughts, the  skepticism , those unnecessary stupid things that pollute your brain, please give yourself a pause. Take a break from all those BS (like) things. Maybe you’re just tired. Those things maybe good for you when you’re in fit condition. When you’re on the verge of doing things that you know are bad for you, please remember that those are alarm for you to clear your heart and mind. Please understand that you’re in need of spiritual dose. Those are signs that your mentality is thirsty. Take a very deep breath. Go outside. Do things. When you think you’ve done many things, feel tired physically and mentally, and think you deserved excessive resting time, then it’s time to evaluate everything. Time to clean your intentions and refresh your vision. When you’re in the state of being the lowest being ever exists, please don’t let yourself become much lower than it already is.   Please, save yours...

I want it that way

What kind of act do you think is the most rewarded in this century? It's the act of conformity.  Doing what others do. Thinking what others think. Following social rules mindlessly.  Don't ever think of asking why. Don't even bother to understand.  It is the way it is. Shut up and be pretty. So when someone start asking, suddenly everybody else feel offended.  When someone start thinking, suddenly everybody else show huge outrage. When someone start trying, suddenly everybody else has the urge to push them down. Then they say, "there's no way you could do what your heart longing to do, when I couldn't.  There's no way you could build your soul, when I've sold my own long time ago." . So much of being free individuals .

Catatan Mahasiswa Tingkat Akhir

Kalau kata seorang senior, kehidupan kampus itu menyenangkan sampe sebelum skripsi menghadang. Well, that's true. I mean, life as a university student is already demanding before 'skripsi' , but 'skripsi' is definitely a different realm. The pressure is real. Especially when you do your 'skripsi' outside your campus; at an institution or a real office, the pressure is much more huge (at least in my case).You have to do good, to do right, on time, and discipline. And at the same time you are worrying about your future. About your dream, about reality, and maybe about your fear. And now, be prepared to read my long rant about my messy thought on life after university. Tentang Paska Kampus Jadi, sebenernya kegalauan soal paska kampus udah mulai ada sejak tahun lalu, tepatnya semester 6 akhir. Kegalauan akan milih kerja atau lanjut kuliah S2. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau milih kerja ataupun kuliah, mau di mana, bagaimana cara dapetinnya, dan baga...

Menyoal Rezeki

Pertemuan "lingkaran" pekan ini sukses menenangkan saya- si mahasiswa tingkat akhir yang kebingungan. Sangat berterima kasih dengan teteh-teteh yang berbaik hati membagi pengalaman dan insights  yang diperoleh dari dunia kerja. Menyoal rezeki. Rezeki itu: yang kita makan atau konsumsi, yang kita pakai hingga usang, dan yang kita sedekahkan. Jadi berpikir lagi, kalau yang disebut rezeki adalah sesuatu yang termasuk kriteria tersebut, sebenarnya seberapa banyakkah uang yang selama ini kita terima adalah rezeki kita? Apakah manajemen keuangan yang kita lakukan sudah benar? Merasa diingatkan kembali tentang pentingnya sedekah, bagaimana sedekah bisa membersihkan harta dari yang bukan haknya. Kemudian, tentang rezeki yang sudah diatur, tentang berusaha sebaik-baiknya di masa sekarang, dan tentang tidak perlunya terlalu sibuk galau memikirkan rezeki di masa depan, masa yang belum tentu kita bisa sampai ke sana. Bukan berarti tidak perlu membuat plan , membuat perencanaan s...
Sering kali kita merasa bahwa logika kita paling benar, kita yang paling tahu segalanya, dan dengan gampangnya kita menyalahkan dan menghina insan lainnya. Tapi terlalu sering kita lupa bahwa kita bukan makhluk yang sempurna. Bahwa selalu ada alasan dibalik alasan yang kita bahkan dengan sombongnya tidak mau peduli. Tapi saya selalu yakin bahwa semuanya pasti akan terbongkar dengan jelas dan gamblang suatu saat nanti. Dan kita lihat sendiri apa yang akan terjadi. #notetomyself