Hari ini, yang seharusnya bisa produktif, saya malah tepar. Badan nggak mau dikendaliin. Mungkin ini stres, tapi saya merasa saya udah nggak mikirin apa-apa. Kata ibu, mungkin setelah lewat masa stres, respon dari badan saya baru bekerja, ngebuat saya harus tidur seharian.
Udah tinggal hitung mundur buat start semuanya. Start yang menentukan akan finish dimanakah saya? Sedikit tertohok waktu ditanya sudah siapkah saya, oleh seorang teteh. Nggak tau mau jawab apa, soalnya saya merasa kalo saya belum ada apa-apa nya.
Di saat genting kayak gini, ada aja halangan. Ada aja orang yang nggak bertanggung jawab, orang yang sukanya memaksa, yang sukanya menyalahkan dan mempertanyakan komitmen orang lain. Mungkin ini jalan Allah buat saya untuk belajar lebih banyak, memahami lebih banyak, bersabar lebih banyak dan menyadari kalo saya nggak sendirian karena selalu ada orang-orang super di sekeliling saya. Mereka-mereka yang tangguh dan berkontribusi dengan cara mereka sendiri. Special thanks for you, my friends :)
Udah tinggal hitung mundur buat start semuanya. Start yang menentukan akan finish dimanakah saya? Sedikit tertohok waktu ditanya sudah siapkah saya, oleh seorang teteh. Nggak tau mau jawab apa, soalnya saya merasa kalo saya belum ada apa-apa nya.
Di saat genting kayak gini, ada aja halangan. Ada aja orang yang nggak bertanggung jawab, orang yang sukanya memaksa, yang sukanya menyalahkan dan mempertanyakan komitmen orang lain. Mungkin ini jalan Allah buat saya untuk belajar lebih banyak, memahami lebih banyak, bersabar lebih banyak dan menyadari kalo saya nggak sendirian karena selalu ada orang-orang super di sekeliling saya. Mereka-mereka yang tangguh dan berkontribusi dengan cara mereka sendiri. Special thanks for you, my friends :)
Komentar
Posting Komentar